Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Usai SAAS Peureulak, Bupati Aceh Timur Sidak RSUD dr. Zubir Mahmud: Disiplin ASN Harga Mati

Minggu, 26 Juli 2026 | Juli 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-26T09:36:19Z
GARANG NEWS | ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky melanjutkan agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) di RSUD dr. Zubir Mahmud pada Jumat (24/7/2026). Sebelumnya, Monev serupa juga dilakukan di UPTD RSUD Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) Peureulak.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk membenahi sektor kesehatan dan memastikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Rumah sakit adalah wajah pelayanan pemerintah. Karena itu, seluruh proses pembangunan harus terus dikawal dan dievaluasi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Al-Farlaky di sela-sela peninjauan.

Mutu Layanan dan Disiplin ASN Jadi Sorotan
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa progres pembangunan dan pembenahan di dua rumah sakit milik daerah itu harus dipantau secara berkala agar seluruh target terealisasi dengan baik.

Ia juga menyoroti kedisiplinan aparatur. Bupati meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK, maupun tenaga honorer menjalankan tugas secara profesional dan dievaluasi secara berkala.

"Pelayanan yang baik lahir dari kedisiplinan. Seluruh ASN maupun tenaga honorer harus memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Evaluasi harus dilakukan secara berkala agar kinerja terus meningkat," tegasnya.

Menurut Al-Farlaky, kedisiplinan pegawai menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah.

Kebersihan dan Manajemen Jadi Perhatian
Selain sumber daya manusia, Bupati juga memberi perhatian serius terhadap kebersihan lingkungan rumah sakit. Ia meminta seluruh ruangan, termasuk fasilitas sanitasi seperti toilet, dijaga kebersihannya setiap saat.

"Kebersihan rumah sakit adalah bagian dari pelayanan. Jangan sampai masyarakat datang berobat tetapi menemukan lingkungan yang kotor. Seluruh ruangan, termasuk WC, harus bersih, nyaman dan terawat," katanya.

Bupati turut mengingatkan pentingnya penataan aset dan manajemen rumah sakit. Mulai dari pengelolaan keuangan, logistik, ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, hingga kendaraan operasional harus tertata rapi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap melalui Monev berkelanjutan di RSUD SAAS Peureulak dan RSUD dr. Zubir Mahmud, kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat.

"Sejalan dengan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, bersih, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," pungkas Bupati Al-Farlaky.

Editor: Ayahdidien SCK 
×
Berita Terbaru Update