Ilustrasi
GARANG NEWS | JAKARTA — Kegiatan "melamun" yang sering dianggap sepele ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan otak. Sebuah penelitian terbaru dari Harvard University bahkan menyebut manusia menghabiskan hampir 47 persen waktunya sejak bangun hingga tidur untuk berpikir tentang hal yang tidak terjadi saat ini.
Temuan itu menunjukkan melamun merupakan aktivitas alami otak yang kompleks dan memiliki dampak signifikan bagi kesehatan mental.
Menurut penelitian yang dikutip dari laman resmi Walden University, Universitas di Minneapolis, Amerika Serikat, melamun terbukti dapat mengurangi stres dan kecemasan, membantu pemecahan masalah, serta meningkatkan kreativitas.
Senada dengan itu, Cleveland Clinic, pusat medis akademis nirlaba di Cleveland, Ohio, AS, juga menyebutkan melamun yang tidak berlebihan justru bermanfaat bagi kesehatan otak.
10 Manfaat Melamun bagi Otak
Dikutip dari Tribunnews, Minggu (26/7/2026), berikut 10 manfaat melamun yang patut diketahui:
1. Menghilangkan Stres
Melamun dapat bertindak sebagai "liburan mini" bagi pikiran. Ini memberikan istirahat dari tekanan sehari-hari sehingga membantu rileks dan meremajakan.
2. Meningkatkan Kreativitas
Melamun merangsang imajinasi dan membantu berpikir di luar kebiasaan. Ini juga dapat menginspirasi kreativitas di bidang seni.
3. Meningkatkan Keterampilan Memecahkan Masalah
Saat melamun, pikiran mengembara melalui berbagai skenario. Hal ini membantu melihat masalah dari sudut berbeda dan menemukan solusi inovatif.
4. Meningkatkan Memori
Beberapa studi menunjukkan melamun membantu mengonsolidasikan ingatan sehingga lebih mudah diakses di masa mendatang.
5. Meningkatkan Empati
Melamun tentang orang lain dan situasinya dapat membantu memahami perspektif berbeda, sehingga meningkatkan empati.
6. Membantu Menetapkan Tujuan
Memvisualisasikan masa depan saat melamun dapat membantu merumuskan tujuan hidup dan langkah untuk mencapainya. Ini berfungsi sebagai alat motivasi.
7. Meningkatkan Mood
Melamun tentang pengalaman positif atau tujuan masa depan dapat meningkatkan suasana hati dan perasaan bahagia.
8. Meningkatkan Produktivitas
Bertentangan dengan anggapan umum, melamun memberikan jeda mental. Setelahnya, seseorang bisa kembali bekerja dengan fokus dan energi baru.
9. Mempromosikan Penyembuhan Emosional
Melamun membantu memproses emosi dan pengalaman traumatis, sehingga mendukung penyembuhan emosional.
10. Mendorong Refleksi Diri
Melamun memberi ruang untuk introspeksi. Ini membantu memahami pikiran, perasaan, dan keinginan diri sendiri dengan lebih baik.
Waspadai Maladaptive Daydreaming
Meski bermanfaat, melamun secara berlebihan justru bisa berbahaya. Kondisi ini disebut maladaptive daydreaming (MDD) atau melamun maladaptif.
Melamun maladaptif adalah masalah kesehatan mental di mana seseorang melamun berlebihan, bahkan hingga berjam-jam. Pelakunya cenderung "larut" dalam lamunan yang sangat jelas dan terperinci hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Para ahli menyarankan agar melamun tetap dalam batas wajar agar manfaatnya bagi otak bisa dirasakan tanpa mengganggu produktivitas dan kesehatan mental.
Editor: Ayahdidien SCK